1
1
Kilasbenua.com SAMARINDA – Peringatan Hari Kartini di Samarinda diwarnai kegiatan budaya yang mengangkat kearifan lokal. Bedah buku tradisi Kalimantan Timur dan workshop Tari Jepen digelar di Aula Oemar Dahlan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim, Selasa (21/4/2026).
Mengangkat tema “Budaya Kita, Identitas Kita, Warisan Tak Benda untuk Masa Depan”, acara berlangsung semarak dengan nuansa tradisional yang kuat. Peserta, terutama perempuan, tampil anggun mengenakan kebaya dan batik, mempertegas semangat emansipasi sekaligus pelestarian budaya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim, Lisa Hasliana, menekankan pentingnya literasi sebagai sarana menjaga budaya. Menurutnya, buku dan seni pertunjukan menjadi jembatan untuk memahami nilai-nilai tradisi secara lebih mendalam.
“Perpustakaan kini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang kolaborasi dan kreativitas masyarakat berbasis inklusi sosial,” ujarnya.
Senada, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kaltim, Lestari, menyebut generasi muda perlu terus dikenalkan pada kekayaan budaya daerah agar tumbuh rasa memiliki dan kebanggaan terhadap identitas lokal.
Workshop Tari Jepen menjadi magnet tersendiri. Tarian khas pesisir ini mencerminkan akulturasi budaya Melayu dengan nilai religius yang telah mengakar di masyarakat Kalimantan Timur.
Melalui kegiatan ini, pelestarian budaya diharapkan tidak berhenti pada simbol, melainkan terus hidup melalui praktik, pembelajaran, dan pewarisan kepada generasi mendatang.
Penulis: Beby