Popular Posts

‎Pisah Sambut Kejari Samarinda, Wali Kota Andi Harun Tekankan Penguatan Hukum dan Pencegahan Korupsi

‎SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan pentingnya penguatan supremasi hukum dan sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan daerah.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda yang berlangsung penuh keakraban.

‎Dalam sambutannya, Andi Harun mengungkapkan rasa bangga atas keberadaan jajaran kejaksaan di Samarinda yang dinilai memiliki kapasitas dan latar belakang pendidikan tinggi di bidang hukum.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada pejabat Kejari yang baru, sekaligus permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung akibat kondisi kesehatan yang kurang baik.

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran instansi vertikal seperti imigrasi dan lembaga kemasyarakatan, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

‎Salah satu poin penting yang disampaikan Wali Kota adalah rencana pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) berkeamanan tinggi (high maximum security) di Samarinda.

Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Samarinda telah menghibahkan lahan seluas kurang lebih 9 hektare yang berada di samping lapas narkotika.

‎“Alhamdulillah, kita bersyukur Pemkot Samarinda telah menghibahkan lahan sekitar 9 hektare.

Insyaallah pembangunannya direncanakan mulai tahun depan dengan kapasitas sekitar 2.000 warga binaan,” ujarnya.

‎Menurutnya, keberadaan lapas baru tersebut sangat dibutuhkan mengingat kondisi lapas yang ada saat ini sudah mengalami kelebihan kapasitas (over capacity).

‎Dalam kesempatan itu, Andi Harun juga memberikan apresiasi kepada Kepala Kejari sebelumnya, Firman, atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas di Samarinda.

Ia menilai, di bawah kepemimpinan Firman, terdapat sejumlah capaian penting yang dirasakan masyarakat.

‎“Terdapat tiga hal yang dapat kita lihat. Pertama, semakin kuatnya penguatan hukum di Samarinda.

Kedua, terbangunnya sinergi yang baik antara eksekutif dan kejaksaan. Ketiga, situasi kota yang tetap kondusif dan aman bersama Forkopimda,” jelasnya.

‎Ia juga menyoroti karakter unik Kota Samarinda dalam membangun komunikasi lintas sektor.

Menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan tidak selalu dilakukan melalui forum formal, melainkan juga melalui pendekatan informal yang dinilai efektif dalam merespons dinamika daerah.

‎“Samarinda ini unik. Relasi tidak selalu melalui pertemuan formal, tetapi seringkali melalui komunikasi informal yang mampu mengurai berbagai persoalan secara maksimal,” tambahnya.

‎Kepada pejabat Kejari yang baru, Andi Harun menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan komunikasi yang telah terbangun.

Ia menekankan bahwa seluruh kebijakan dan tindakan pemerintah harus berada dalam koridor hukum yang berlaku, termasuk dalam penggunaan diskresi.

‎Lebih lanjut, ia secara khusus meminta dukungan Kejari dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan, terutama pada proyek-proyek strategis baik nasional maupun daerah.

‎“Kami mohon bantuan untuk melakukan pengawasan pembangunan, khususnya kegiatan strategis.

Selain itu, kami juga berharap adanya penguatan program pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda,” tegasnya.

‎Menurutnya, penguatan sistem pencegahan korupsi akan menjadi langkah penting dalam meminimalisir risiko hukum di masa depan serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

‎Menutup sambutannya, Andi Harun kembali menyampaikan penghargaan kepada Firman beserta istri atas pengabdian yang telah diberikan.

Ia menegaskan bahwa jejak pengabdian tersebut akan tetap menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Kota Samarinda.

‎“Pengabdian yang telah diberikan akan selalu menjadi catatan kolektif bagi Kota Samarinda. Kami mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas di tempat yang baru,” pungkasnya.

‎pembuat : Timah