Popular Posts

Pelayanan Rescue Meningkat, Disdamkar Samarinda Butuh Dukungan Sarpas yang Memadai

Kilasbenua.com, SAMARINDA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda berharap dukungan pemerintah terhadap penguatan sarana dan prasarana pelayanan, terutama untuk menghadapi potensi kebakaran pada bangunan bertingkat yang terus bertambah di Kota Tepian.

Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Disdamkar Kota Samarinda, H.Ismail, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kota Samarinda, Kamis (9/7/2026).

Dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Samarinda itu, Disdamkar memaparkan evaluasi pelaksanaan program Tahun Anggaran 2026 sekaligus rencana kegiatan Tahun Anggaran 2027.

Ismail mengatakan forum tersebut menjadi kesempatan bagi Disdamkar untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang masih menjadi kendala dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah kami sudah menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi. Mudah-mudahan dapat menjadi perhatian Komisi III DPRD,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peran Disdamkar saat ini tidak lagi sebatas melakukan pemadaman kebakaran, Seiring meningkatnya permintaan masyarakat, personel Damkar juga semakin sering menangani berbagai operasi penyelamatan (rescue), mulai dari evakuasi hingga penanganan kondisi darurat lainnya.

“Menurutnya, peningkatan tugas tersebut perlu diimbangi dengan dukungan peralatan yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal, “Ungkapnya.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi sejumlah armada operasional yang telah berusia puluhan tahun, termasuk mobil tangga yang dinilai sudah tidak dapat berfungsi secara maksimal.

Padahal, kata Ismail, keberadaan mobil tangga sangat penting mengingat pembangunan gedung bertingkat di Kota Samarinda terus meningkat.

“Untuk kebakaran di kawasan permukiman masih bisa dibantu relawan. Namun apabila terjadi kebakaran di gedung bertingkat, tentu diperlukan mobil tangga yang benar-benar siap dioperasikan,” katanya.

Selain armada, Disdamkar juga mengusulkan pemenuhan alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan pendukung lainnya guna menunjang keselamatan personel saat menjalankan tugas.

Ismail berharap usulan tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan anggaran mendatang sehingga kemampuan respons Disdamkar terhadap berbagai kondisi darurat dapat terus ditingkatkan.

Menurutnya, ketersediaan sarana yang memadai merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan sekaligus meminimalkan risiko apabila terjadi keadaan darurat, khususnya pada bangunan bertingkat.

“Kami berharap dukungan terhadap sarana dan prasarana dapat terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan kepercayaan publik kepada Damkar tetap terjaga,” Pungkasnya. (SF/YN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *