1
1
Kilasbenua.com, SAMARINDA – Persiapan Atlet pencak silat Samarinda menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terus dimatangkan.
Konsistensi dan kedisiplinan dalam menjalani latihan menjadi perhatian utama tim pembinaan.
Ketua Komisi Disiplin Pencak Silat Samarinda, Imam Nawawi mengatakan; dirinya terus memantau perkembangan atlet dalam setiap sesi latihan.
Menurutnya, kedisiplinan dan konsistensi merupakan bagian penting dalam membangun performa atlet.
“Saya mengawasi terus setiap latihan,Mereka cukup disiplin dan konsisten Itu yang saya tekankan, karena untuk mencapai hasil maksimal tidak akan pernah bisa tercapai kalau latihan tidak konsisten,” ujar Imam Nawawi.

Ia menjelaskan, pembinaan atlet membutuhkan proses yang bertahap, bertingkat, dan berkelanjutan.
Karena itu, apabila atlet tidak disiplin dan konsisten, proses pembinaan dapat terganggu dan berdampak terhadap pencapaian prestasi.
Imam juga menegaskan bahwa Porprov bukan menjadi tujuan akhir bagi para atlet. Ajang tersebut dinilai sebagai salah satu tahapan untuk membuka peluang bagi atlet Samarinda berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
“Saya sangat mengharapkan dan menanamkan kepada mereka bahwa Porprov ini bukan tujuan utama, tetapi ini adalah tangga,” katanya.
Ia berharap para atlet yang mengikuti pembinaan dapat berkembang hingga mampu memperkuat tim Kalimantan Timur dan selanjutnya menembus level nasional maupun internasional.
Imam juga menilai pencak silat memiliki potensi besar untuk semakin dikenal di dunia internasional.
Menurutnya, sebagai seni bela diri yang berasal dari Indonesia, pencak silat merupakan bagian dari budaya bangsa yang patut terus dikembangkan dan diperkenalkan secara luas.
“Kita tidak kalah dengan bela diri dari luar negeri, ini adalah kebanggaan bangsa kita,” pungkas Imam Nawawi, Ketua Komisi Disiplin Pencak Silat Samarinda. (Timah)