1
1
1
2
3
Kilasbenua.com, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Samarinda menilai kinerja penyerapan anggaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda pada Tahun Anggaran 2026 menunjukkan capaian yang positif.
Hingga akhir triwulan II, realisasi anggaran telah mencapai sekitar 54 persen dari total pagu anggaran sekitar Rp31 miliar.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Sekretaris Disdamkar Kota Samarinda, Ismail, beserta jajaran.
“Kami banyak berdiskusi mengenai capaian kinerja anggaran tahun 2026 dan rencana program tahun 2027, Dengan realisasi anggaran yang sudah mencapai 54 persen, kami menilai ini merupakan indikator yang baik karena sudah melampaui target pada akhir triwulan kedua,” ujar Deni.
Ia berharap hingga akhir tahun anggaran 2026, seluruh program yang telah direncanakan dapat terealisasi secara maksimal.
Selain membahas serapan anggaran, Komisi III juga menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana penunjang operasional pemadam kebakaran, khususnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi personel.
Menurut Deni, DPRD akan berupaya memperjuangkan pengadaan APD apabila terdapat ruang dalam pergeseran anggaran Tahun 2026, Apabila belum memungkinkan kebutuhan tersebut akan diusulkan masuk dalam APBD murni Tahun Anggaran 2027.
“Kami berharap kebutuhan APD ini bisa dipenuhi, baik melalui perubahan anggaran tahun ini maupun pada anggaran definitif tahun 2027,” katanya.
Komisi III juga memberikan perhatian terhadap kondisi armada mobil tangga milik Disdamkar yang telah berusia sekitar 24 tahun.
Menurut Deni, usia kendaraan tersebut sudah cukup tua sehingga perlu segera diremajakan mengingat perkembangan Kota Samarinda yang semakin banyak memiliki gedung bertingkat.
“Ke depan Samarinda akan semakin banyak bangunan bertingkat. Karena itu, keberadaan mobil tangga yang layak sangat penting untuk menunjang penanganan kebakaran di gedung-gedung tinggi,” jelasnya.
Ia mengatakan, DPRD akan mendorong Pemerintah Kota Samarinda bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar pengadaan atau peremajaan armada tersebut dapat menjadi prioritas dalam penyusunan APBD 2027.
Selain aspek operasional, Deni juga mengapresiasi program edukasi kebencanaan yang selama ini dijalankan Disdamkar.
Menurutnya, kunjungan pelajar ke markas pemadam kebakaran menjadi langkah positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat sejak usia dini mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Ia menyebut Disdamkar juga telah merencanakan program edukasi ke sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK pada tahun 2027 untuk memperkenalkan tugas serta peran petugas pemadam kebakaran kepada para pelajar.
Terkait rencana anggaran Tahun 2027, Deni menyampaikan Disdamkar mengusulkan anggaran yang nilainya tidak jauh berbeda dengan tahun berjalan, yakni sekitar Rp31 miliar.
Komisi III DPRD Kota Samarinda menyatakan siap memberikan dukungan dalam pembahasan anggaran bersama TAPD melalui Badan Anggaran DPRD agar program-program prioritas Disdamkar dapat terealisasi. (SF/YN/Rzl)