Popular Posts

Laung Kuning Banjar Gelar Silaturahmi Budaya Tahunan, Ratusan Warga Tumpah Ruah di Samarinda

Kilasbenua.com Samarinda – Ratusan warga Banjar dari berbagai daerah di Kalimantan dan luar Kalimantan Timur berkumpul dalam kegiatan budaya dan silaturahmi yang digelar oleh Laung Kuning Banjar di Samarinda.

Kegiatan tahunan ini menjadi wadah mempererat persaudaraan sekaligus memperkenalkan dan melestarikan adat istiadat serta budaya Banjar kepada generasi muda.

Ketua DPC Laung Kuning Banjar Samarinda, Isriansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga eksistensi budaya Banjar di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini yang kami laksanakan merupakan agenda tahunan Laung Kuning Banjar se-Kalimantan.

Insya Allah tahun depan kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan, kemungkinan di wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Isriansyah saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar warga Banjar, tetapi juga memiliki tujuan edukatif, khususnya bagi generasi muda.

Melalui berbagai rangkaian acara yang disajikan, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat kesenian, adat istiadat, hingga kuliner khas Banjar.

“Kami ingin mengedukasi, khususnya anak-anak Banjar, agar tetap mengenal dan melestarikan budaya serta adat istiadat leluhurnya.

Harapannya budaya Banjar tetap eksis meskipun berada di tengah arus modernisasi,” katanya.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah kehadiran. Hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung, panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 500 hingga 600 orang.

Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah mengingat rangkaian acara dijadwalkan berlangsung hingga keesokan harinya.

“Awalnya kami memperkirakan peserta bisa mencapai seribu orang. Saat ini sudah sekitar 500 sampai 600 orang yang hadir dan kemungkinan masih akan bertambah karena kegiatan masih berlanjut hingga besok pagi,” jelasnya.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Balangan di Kalimantan Selatan, Sampit di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, serta sejumlah wilayah lainnya.

Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Banjar yang tersebar di berbagai daerah.

Selain menampilkan berbagai unsur budaya Banjar, panitia juga menyiapkan agenda wisata religi dan kunjungan ke sejumlah ikon daerah, termasuk ke kawasan Islamic Center Samarinda.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan Kota Samarinda kepada para tamu yang datang dari luar Kalimantan Timur.

“Kami juga ingin mengenalkan Samarinda sebagai kota yang ramah dan memiliki banyak potensi, termasuk destinasi religi yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur,” ungkap Isriansyah.

Ia menegaskan bahwa inti dari kegiatan tersebut adalah memperkenalkan dan melestarikan budaya Banjar secara menyeluruh, mulai dari seni tradisional, adat istiadat, hingga beragam kuliner khas yang menjadi identitas masyarakat Banjar.

“Pada dasarnya kegiatan ini adalah upaya mengenalkan budaya Banjar kepada masyarakat luas agar tetap lestari dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutupnya.

Penulis : Darsiah