1
1
Kilasbenua.com, BALIKPAPAN— Aktivitas logistik di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan tren peningkatan selama Ramadan, hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) mencatat arus petikemas pada Maret 2026, mengalami kenaikan sekitar 3 persen dibandingkan Februari.
Peningkatan tersebut, dipicu oleh meningkatnya kebutuhan distribusi barang di tengah masyarakat.
Selama bulan puasa, permintaan logistik untuk kebutuhan konsumsi meningkat, disusul distribusi barang pasca Lebaran yang turut mendorong tingginya arus petikemas di terminal Kariangau.
Sepanjang Maret, aktivitas operasional terminal berlangsung lebih dinamis.
Pergerakan petikemas yang masuk dan keluar meningkat signifikan, sementara proses bongkar muat tetap berjalan lancar berkat kesiapan peralatan dan koordinasi tim operasional di lapangan.
Tak hanya itu, frekuensi kunjungan kapal petikemas juga mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.
Setiap kapal yang sandar direspons dengan pengaturan yang terencana serta dukungan fasilitas terminal, sehingga proses bongkar muat dapat dilakukan secara efisien dan tepat waktu.
Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan bahwa kenaikan arus petikemas tersebut, tidak terlepas dari momentum Ramadan dan Idul Fitri yang mendorong aktivitas logistik menjadi lebih intens.
Menurutnya, kondisi ini menjadi indikator meningkatnya pergerakan distribusi barang di wilayah Kaltim, khususnya di Balikpapan, Samboja, dan Penajam sebagai daerah penopang logistik.
Ia menegaskan, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan tersebut dengan memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh, mulai dari peralatan hingga pengaturan kerja yang terstruktur di lapangan.
Selain menjaga kelancaran operasional, perusahaan juga terus melakukan penguatan sistem layanan serta peningkatan efisiensi bongkar muat guna memastikan distribusi barang tetap terjaga.
Ke depan, PT Kaltim Kariangau Terminal optimistis tren positif arus petikemas akan terus berlanjut, dan mampu mendukung kelancaran distribusi logistik di kawasan timur Indonesia.
“Peningkatan arus petikemas pada Maret ini mencerminkan aktivitas logistik yang lebih intens selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” ucapnya, melalui keterangan tertulis ke media ini, Sabtu (4/4/2026) malam.
“Kami memastikan seluruh operasional berjalan optimal dengan dukungan peralatan dan koordinasi tim yang solid,” tandas Enriany Muis.
Penulis: Timah