Popular Posts

Jelang Rakercab, PTI Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Koperasi.

Kilasbenua.com, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Samarinda menggelar rapat internal, untuk mematangkan pelaksanaan pengukuhan dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab), Selasa (31/3/2026) sore di Kapiten, Jalan Kadrie Oening.

Rapat tersebut membahas kesiapan teknis kegiatan, sekaligus merumuskan arah program kerja organisasi yang berfokus pada penguatan sektor pertanian, dan ketahanan pangan di Kalimantan Timur (Kaltim) khusus di wilayah Kota Samarinda.

Ketua Panitia Pengukuhan dan Rakercab DPC PTI Samarinda, Bambang Edy Dharma (Awen), mengatakan pengukuhan dan Rakercab dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026.

Sejumlah persiapan tengah dilakukan, termasuk penyusunan konsep kegiatan yang akan diisi dengan seminar.

“Kami menyiapkan kegiatan ini tidak hanya sebatas pengukuhan, tetapi juga menghadirkan seminar terkait pertanian dan perikanan sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan,” kata Awen.

Ia menjelaskan, pengukuhan tersebut bukan untuk membentuk kepengurusan baru, melainkan mengesahkan dan memperkuat struktur organisasi yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.

Dalam kegiatan itu, pengurus baru di berbagai bidang akan dikukuhkan secara resmi.

“Struktur sudah terbentuk sebelumnya, sekarang kita fokus pada pengukuhan anggota baru dan penguatan peran masing-masing bidang,” ujarnya.

Rapat dihadiri oleh para kepala bidang dan dipimpin oleh Wakil Ketua I, menggantikan Ketua DPC PTI Samarinda, yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar kota.

Sementara itu, Sekretaris DPC PTI Samarinda, Rara Amiati, menyebutkan bahwa program kerja organisasi ke depan akan difokuskan pada pengembangan sektor pertanian, peternakan, serta bidang pendukung lain yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Salah satu program utama yang disiapkan adalah pembentukan koperasi Pemuda Tani Indonesia di Samarinda.

Koperasi tersebut, dirancang untuk mendukung kebutuhan petani, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen.

“Koperasi ini akan menyediakan alat pertanian, pupuk, bibit, sekaligus membantu distribusi hasil panen petani agar lebih terintegrasi,” kata Rara.

Selain itu, PTI Samarinda juga merencanakan pengembangan sistem digital berbasis aplikasi, guna mempermudah akses masyarakat terhadap produk pertanian.

Sistem tersebut, diharapkan mampu memperluas pasar bagi petani sekaligus mempercepat distribusi pangan.

“Masyarakat nantinya bisa memesan kebutuhan seperti sayur secara online, dan produk bisa langsung diantar. Ini untuk mempermudah sekaligus membantu petani,” ujarnya.

Dalam Rakercab mendatang, PTI juga berencana menggelar seminar singkat sebagai bagian dari peningkatan kapasitas anggota.

Program pendidikan dan pelatihan akan terus dikembangkan melalui berbagai bidang organisasi, meliputi pertanian, perdagangan, kelautan dan perikanan.

PTI Samarinda menilai langkah tersebut penting, mengingat Kaltim masih bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah.

Melalui penguatan organisasi dan program kerja yang terarah, PTI diharapkan mampu berkontribusi dalam mendorong kemandirian pangan.

“Harapannya, pemuda tani bisa lebih berperan dalam memajukan sektor pertanian dan menjawab tantangan ketahanan pangan ke depan,” kata Rara mengakhiri.

Penulis: Andi